Langkah Hidup Manusia Purba pada Zaman Prasejarah

Langkah Hidup Manusia Purba pada Zaman Prasejarah

Langkah Hidup Manusia Purba pada Zaman Prasejarah sangat sederhana dan erat kaitannya dengan alam sekitar. Pada masa ini, manusia purba hidup secara nomaden (berpindah-pindah) dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memburu dan mengumpulkan makanan (food gathering). Seiring berjalannya waktu, manusia purba mulai beralih ke kehidupan semi menetap dan mulai mengembangkan pertanian.

Langkah Hidup Manusia Purba pada Zaman Prasejarah

Berikut adalah rincian mengenai langkah hidup manusia purba pada masa prasejarah:

1. Kehidupan Saat Memburu dan Meramu (Food Gathering)

Pada awalnya, manusia purba hidup secara nomaden, berpindah-pindah tempat dengan kelompok kecil. Mereka berburu hewan dan mengumpulkan tumbuhan serta hasil alam lainnya untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Kehidupan mereka sangat bergantung pada alam sekitar.

  • Perlengkapan sederhana: Manusia purba menggunakan alat-alat yang terbuat dari batu, tulang, dan kayu.

  • Pemilihan tempat tinggal: Mereka memilih tempat tinggal yang dekat dengan sumber air dan hewan buruan.

2. Kehidupan Saat Bercocok Tanam (Neolitikum)

Pada fase ini, manusia purba mulai mengubah cara hidupnya dengan mulai menetap di satu tempat. Mereka mulai mengembangkan teknologi pertanian dan mengubah cara mereka mendapatkan makanan.

  • Revolusi kebudayaan: Perubahan besar terjadi dalam cara hidup manusia purba, termasuk pengenalan pertanian yang mendasari kehidupan agraris.

  • Perdagangan dan pemeliharaan: Manusia purba juga mulai mengenal konsep perdagangan dan pemeliharaan hewan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

3. Kehidupan Saat Perundagian

Di era perundagian, manusia purba mulai menghasilkan alat-alat dan kerajinan dari logam. Mereka mengembangkan berbagai keterampilan dalam bidang perundagian, yang menandai kemajuan besar dalam kehidupan mereka.

  • Penggunaan logam: Manusia purba mulai mengenal pembuatan alat dan senjata dari logam, menggantikan alat yang sebelumnya terbuat dari batu dan tulang.

4. Peralihan Corak Hidup Manusia Purba

Pada awalnya, manusia purba hidup secara nomaden untuk mencari makanan. Namun, seiring waktu, mereka mengalami perubahan dalam pola hidup mereka:

  • Nomaden: Pada periode awal, manusia purba hidup berpindah-pindah untuk berburu dan mencari makanan.

  • Semi Nomaden: Pada tahap ini, mereka mulai menetap di satu tempat, meskipun masih tetap berpindah untuk berburu dan mengumpulkan makanan.

  • Tinggal: Pada akhirnya, manusia purba mulai menetap sepenuhnya dan mengembangkan pertanian sebagai cara utama untuk memperoleh makanan.

5. Kehidupan Manusia Purba Secara Umum

Secara umum, kehidupan manusia purba di zaman prasejarah memiliki ciri-ciri berikut:

  • Hidup bergerombol: Mereka hidup dalam kelompok kecil untuk berburu dan memenuhi kebutuhan dasar.

  • Memburu dan mengumpulkan makanan: Makanan didapatkan dengan cara berburu hewan dan mengumpulkan tumbuhan serta hasil alam lainnya.

  • Perlengkapan sederhana: Alat yang digunakan terbuat dari batu, kayu, dan tulang untuk bertahan hidup dan berburu.

  • Pemilihan tempat tinggal: Mereka mencari tempat tinggal yang aman, dekat dengan sumber air, dan memiliki banyak hewan buruan.

Kesimpulan

Perjalanan hidup manusia purba di zaman prasejarah menunjukkan proses evolusi yang signifikan, mulai dari kehidupan nomaden hingga semi menetap dan akhirnya bercocok tanam. Perubahan-perubahan ini membawa dampak besar bagi perkembangan peradaban manusia, termasuk dalam hal teknologi, pertanian, dan perundagian.

Baca Juga : Info Masa Zaman Purba Lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *